Header AD

Polres Jember Berhasil Seleseikan Sengketa Besar Koperasi Ketajek



Jember, Jatim - Sengketa lahan seluas sekitar 487 hektare di kawasan kampung perkebunan Ketajek, Desa Pakis, Kecamatan Panti, Jember, Jawa Timur yang berlangsung sudah hampir 25 tahun, antara ahli waris dengan Koperasi Ketajek Makmur dan Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP).

Berbagai momen suasana tangis haru, tawa bahagia hingga ungkapan terima kasih mewarnai penyambutan kedatangan AKBP. Alfian Nurrizal, di Kantor Koperasi Ketajek Makmur Desa Pakis Kecamatan Panti, Jember. Sabtu Siang 28 Desember 2019.

Dengan mengendarai motor trail Akbp Alfian Nurrizal bersama rombongan menyusuri jalan bebatuan yang masih basah bekas disirami hujan. Bukan hal yang mudah untuk mencapai lokasi, dibutuhkan sesuatu yang ekstra memacu adrenalin untuk memasuki kawasan Ketajek. Jalan berliku licin menanjak tajam, melewati hutan dengan hamparan pohon yang berjajar serta semak belukar hijau alam perbukitan.

Sesekali juga menjumpai arus aliran sungai jernih, menyuguhkan pemandangan yang masih alami. Sungguh suatu perjalanan yang tak membosankan, membius rasa lelah. Suati perjalanan yang memberikan kesan tersendiri bagi orang nomor satu Kepolisian di Jember tersebut untuk tiba ditempat yang dituju.

Kedatangan rombongan Polres Jember ke kawasan Ketajek tersebut adalah untuk bersama-sama merayakan Tasyakuran. Sebagai sebuah penanda sejarah yang ingin diluapkan dalam bentuk rasa syukur dan doa bersama, atas sengketa tanah yang telah lama mendera.

Hampit seperempat abad bagi masyarakat Ketajek itu berjuang dengan keringat dan air mata agar dapat menyelesaikan persoalan sengketa tanah ketajek antara ahli watris, Pihak PDP dan Koperasi Ketajek Makmur.



Hingga suatu asa dan cita mencapai pada titiknya, yang tak terlepas dari peran penting Akbp Alfian Nurrizzal yang telah membantu mereka memberikan secercah harapan. Bukan hal mudah untuk menemukan solusi dari sebuah persoalan yang panjang, rumit dan berliku. Namun hal tersebut lewat kepiawaian sosok Kapolres Jember, penyelesaian persoalan tanah ketajek berujung pada sebuah titik temu .

Rasa haru pun tak terelakkan, saat pria rupawan Lulusan Alumni Akpol 2000 tiba di lokasi. Tampak, seorang pria paruh baya berlari kecil mendatangi Kapolres Jember. Sejenak Ia menatap dengan sorot mata ber kaca-kaca. Lalu, Ia tak segan memeluk erat Kapolres. Melepaskan pelukan hanya untuk sekedar memandang kembali. Isak tangis yang tertahan pun pecah saat itu.

“Kami masyarakat ketajek tidak bisa membalas kebaikan bapak, hanya bisa mendoakan bapak. Ini adalah sejarah yang tidak Kami lupakan. Kami belum bisa membanggakan , mudah- mudahan Allah yang membalas nasib baik Bapak sebagai pengabdi bangsa dan Negara yang bisa melindungi dan melayani masyarakat’, Ungkap Tukimin Tokoh Masyarakat Ketajek.

Sementara itu Kapolres Jember mengaku terharu dan tersanjung atas penyambutannya. Menurutnya, Desa Pakis memiliki sumber daya alam yang melimpah. Ini adalah hak yang seharusnya di nikmati oleh petani dan rakyat setempat. Hal ini yang harus bisa di rasakan masyarakat.





“Saya adalah Polisinya Rakyat, Saya ini digaji oleh Rakyat, maka Saya wajib berbakti kepada masyarakat,” tegas perwira dengan dua melati dipundaknya tersebut.

“Disini Kita bisa lihat, masyarakat begitu membutuhkan kehadiran Polisi, tentunya Kita harus mampu memberikan problem solving sehingga masyarakat bisa merasakan hidup yang aman, tentram, sejahtera dan lebih bahagia lagi." pungkasnya.  (Humas)
Polres Jember Berhasil Seleseikan Sengketa Besar Koperasi Ketajek Polres Jember Berhasil Seleseikan Sengketa Besar Koperasi Ketajek Reviewed by LBI on Desember 29, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar